“Keputusan Saudi untuk
mengirim pasukan ke Suriah yang bertujuan meningkatkan dan menguatkan upaya
melawan militan telah memasuki tahap akhir”, kata juru bicara pasukan koalisi
Arab, Ahmed Al-Assiri, pada hari Kamis (11/02).
Brigadir
Jenderal, Ahmed Al-Assiri, mengatakan bahwa Riyadh dalam posisi “siap” dan akan
bertarung dengan koalisi internasional untuk mengalahkan militan DAESH di
Suriah. Kami mewakili keputusan Saudi hanya dalam mengirimkan pasukan,
katanya.
Assiri
juga mengirim pesan kepada Iran dengan mengatakan bahwa jika Teheran serius
dalam memerangi DAESH, maka harus berhenti mendukung aksi terorisme di Suriah
dan Yaman.
Riyadh
telah lama menilai Teheran mendukung milisi Houthi di Yaman yang melawan
pemerintah yang diakui secara internasional di sana. Iran juga merupakan sekutu
kunci untuk rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad yang telah membantai
rakyatnya sendiri.
Juru
bicara militer juga mengatakan bahwa Aliansi Militer Islam akan mengambil
langkah dalam waktu dua bulan.
Tiga puluh lima negara Muslim merilis pernyataan yang mengumumkan pembentukan
aliansi melawan terorisme pada bulan Desember tahun lalu. Pusat komando aliansi
muslim itu terletak di ibukota Saudi, Riyadh.
Al
Arabiya


0 comments